Ditulis pada tanggal 7 October 2014, oleh admin, pada kategori Berita

Implementation IGN for TTR Biodiversity Curricula : Training of Trainers and student course of module V on Biochemistry di Laboratorium Biosains Universitas Brawijaya, Universitas Andalas (Padang) dan 3rd IGN student Conference di Manado

Gambar 1. Pembukaan IGN-TTRC oleh Rektor Universitas Brawijaya

Gambar 1. Pembukaan IGN-TTRC oleh Rektor Universitas Brawijaya

Indonesia German Networking Teaching Training Research Collaboration (IGN-TTRC) module V yang dilakukan di Laboratorium Biosains Universitas Brawijaya ini  merupakan serangkaian IGN-TTRC pada tahun kelima bertema Biochemistry. Acara ini diikuti oleh 23 peserta, terdiri dari 11 trainers dan 12 students yang berasal Universitas Brawijaya (Malang), Universitas Airlangga (Surabaya), Universitas Sam Ratulangi (Manado), Universitas Mulawarman (Samarinda), Universitas Andalas (Padang), Universitas Jember (Jember), dan Institut Pertanian Bogor (Bogor).

Selain eksperimen, 23 peserta juga mengikuti perkuliahan yang dibimbing tentor dari University of Kassel Jerman, Oliver Bertinetti dan Johanna Funk selama 2 minggu, yaitu 1 minggu untuk trainers kemudian minggu berikutnya untuk students yang dibimbing oleh trainers. Adapun kegiatan eksperimen yang dilakukan antara lain purifikasi rekombinasi protein kinase inhibitor, pull down Protein Kinase Inhibitor dari bovine heart, uji ekspresi protein rekombinan, dan evaluasi data yang dipresentasikan oleh trainers dan students. Acara ini ditutup dengan acara farewell party disertai dengan pengumuman the best trainer dan best student. Adapun best trainers pada antara lain Dr. Sri Widyarti, M.Si (Universitas Brawijaya), drh. Fajar Shodiq Permata, M. Biotech. (Universitas Brawijaya) dan Siti Nur Aisyah, S.P. (Universitas Andalas). Best student diperoleh Firli Rahmah Primula Dewi (Universitas Brawijaya), Regina Putri Virgirinia (Universitas Brawijaya), Ferlany Hardiyanti (Universitas Brawijaya) dan Elly Syafriani (Universitas Andalas).

Gambar 2. The best trainer and student

IGN-TTRC Module V on Biochemistry juga dilaksanakan di Universitas Andalas, Padang. Universitas Brawijaya diwakili oleh Dr. Zulfaidah Penata Gama sebagai trainer dan Rizky Nurdiansyah sebagai student. Kegiatan tersebut terdiri dari kegiatan laboratorium dan perkuliahan yang dibimbing oleh Johanna Funk dan Robin dari Universitas Kassel yang diikuti oleh 7 Universitas di Indonesia, yaitu Universitas Brawijaya (Malang), Universitas Airlangga (Surabaya), Universitas Sam Ratulangi (Manado), Universitas Mulawarman (Samarinda), Universitas Andalas (Padang), Universitas Jember (Jember), dan Institut Pertanian Bogor (Bogor). Adapun the best trainer certified diperoleh Dr. Zulfaidah Penata Gama dan best student certified diperoleh Rizky Nurdiansyah.

Gambar 3. Seluruh Peserta dan Panitia 3rd IGN di Manado

Tahun ini tidak IGN-TTRC tidak hanya diselenggarakan di Universitas Brawijaya dan Universitas Andalas tetapi juga 3rd IGN-TTRC International Student Conference dilaksanakan di Universitas Sam Ratulangi, Manado 25- 27 Agustus 2014. Pada acara tersebut terdapat tiga keynote speakers dari berbagai universitas, anatara lain Universitas Brawijaya (Malang), Universitas Kassel (Jerman) dan Universitas Machung (Malang). Universitas Brawijaya diwakili oleh Prof. Fatchiyah, M.Kes., Ph.D sebagai keynote speaker yang berbicara materi tentang DNA Forensik. Universitas Brawijaya juga mengirimkan perwakilan mahasiswa untuk berpastisipasi dalam acara tersebut, Regina P.Virgirinia sebagai oral presenter dan Rista N. Rohmah sebagai poster presenter dan best poster presenter.

Gambar 4. The best Presenter dan Poster pada 3rd IGN di Manado