Ditulis pada tanggal 16 August 2018, oleh admin, pada kategori Berita, Kegiatan

IMG_5743

Sehubungan dengan sertifikasi produksi yang di dapatkan yaitu Sertifikasi Produksi Alkes pada November 2017 lalu, Farmalkes melakukan monitoring dan evaluasi terhadap Institut Biosains .  Hal ini sesuai dengan mandat Permenkes No.6 tahun 2016 tentang percepatan produksi alat kesehatan dalam negeri. Salah satu tujuan dari onev ini adalah melakukan evaluasi berkaitan permasalahan di lapangan dan juga memberi solusi atas permasalahan ijin edar. Pihak  Farmalkes  yang hadir terdiri dari :  Nasa Milta Sahara, S.Farm., Apt.   Bethalia Metyarani, S.Farm., Apt. Anisa, dan Dyah Sulistyowati

IMG_5693

Acara dibuka dengan sambutan Wakil Direktur Institut Biosains Dr. Ir Gatot Ciptadi , DESS yang memperkenalkan Tim Biosains UB dan menyampaikan permoonan maaf Direktur yang berhalangan hadir karena ada tugas di Jakarta. Selanjutnya penjelasan mengenai persiapan produksi masal, perkembangan ijin edar dipaparkan oleh Manajer Produksi Dyah Kinasih Wuragil,S.Si.,MP.,M.Sc

IMG_5716

Dari hasil diskusi dengan tim evaluator , tim biosains mendapatkan beberapa hal penting seperti informasi Permenkes No 1190/ Menkes/PER/VIII/2010 tentang pemrosesan Ijin Edar dapat dilakukan oleh produsen yang hanya dapat bekerjasama dengan distributor yang sudah memiliki IPAK, selain itu pengurusan NIB ( Nomor Induk Berusaha) sebagai kelengkapan Sertifikat Produksi yang dapat dilakukan melalui OSS (Online Single Submission). Beberapa poin dalam alur produksi juga mendapatkan masukan oleh tim evaluator. Dengan adanya masukan dan koreksi tersebut diharapkan proses produksi nantinya akan berjalan optimal memberikan hasil yang significant sesuai target capaian produksi.