Ditulis pada tanggal 7 September 2017, oleh admin, pada kategori Berita

Pertemuan ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 23 Agustus 2017 di Ruang rapat Direktorat Penilaian Alkes dan PKRT (Gedung Adhyatma Ruang 806, Lantai 8 Kementerian Kesehatan RI) Jl. HR Rasuna Said Jakarta Selatan. Pada pertemuan tersebut dilakukan pemaparan mengenai produk Biosains Rapid Test GAD65, perkembangan proses sertifikasi oleh UB serta persiapan ijin edar oleh Manajer Produksi Institut Biosains, Dyah Kinasih Wuragil, S.Si., MP., M.Sc., selain itu dilakukan konsultasi dan eksekusi pendaftaran perijinan. Hal ini berkaitan dengan penindaklanjutan ijin edar Biosains Rapid Test GAD65 yang sedang difinalisasi.

IMG_20170823_101458

IMG_20170823_111545

 

Pihak Dirjen Binfar-Alkes  sangat mendukung Institut Biosains untuk segera mendaftarkan produknya agar mendapatkan sertifikat produksi dan ijin edar, mengingat produk yang dihasilkan merupakan produk anak bangsa yang manfaatnya sangat besar bagi kesehatan masyarakat Indonesia. Hal ini disampaikan oleh  Direktur Penilaian Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT), drg. Arianti Anaya, MKM. Pertemuan tersebut juga dihadiri beberapa Kasubdit dan Kasie Direktorat Penilaian Alkes dan PKRT serta Direktorat Pengawasan Alkes dan PKRT, serta penangungjawab teknis produksi ALkes Institut Biosains Wahyu Nur Laili Fajri, S.Si., M.Si.

IMG_20170823_111614

 

Dari hasil pertemuan tersebut Institut Biosains mendapatkan arahan dan saran untuk segera mendapatkan sertifikat produksi, pendampingan berkaitan dengan persiapan permohonan ijin edar, dan juga perlunya pemrosesan tentang pengelolaan industri yaitu sertifikasi Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik (CPAKB) melalui Direktorat Pengawasan Alkes-PKRT. (WNF)