Institut Biosains adalah sebuah sarana pendukung kegiatan riset terpadu, pelatihan, pengujian dan pengembangan bahan dasar industri biologis berbasis Good Laboratory Practice (GLP) & Good Manufacturing Practice (GMP) yang berada di bawah Universitas Brawijaya. Pada awalnya Institut Biosains dibentuk atas Keputusan Rektor No. 111/SK/2012 tanggal 02 Maret 2012 dengan nama Laboratorium Biosains. Pada 6 Nopember 2015, Laboratorium Biosains meraih The Best Service Excellent of The Year. Penghargaan dari Tre Uno Management ini diberikan pada acara Best of The Best Award 2015 yang diserahkan oleh perwakilan Kementerian Koperasi dan UKM kepada Direktur Laboratorium Biosains. Seiring dengan kebutuhan dan perkembangan kegiatan di Laboratorium Biosains dan untuk memenuhi tuntutan dalam mewujudkan sinergi A-B-G-C (Academy-Business-Government-Community) maka pada September 2016 berdasarkan Peraturan Rektor No. 40 Tahun 2016, Laboratorium Biosains berubah nama menjadi Institut Biosains yang saat ini berlokasi di Gedung Institut Biosains, Jl. Mayjen Panjaitan, Universitas Brawijaya. Produk yang berhasil diproduksi oleh Institut Biosains adalah Kit Diagnostik GAD65 untuk deteksi dini penyakit Diabetes Mellitus. Grand launching produk tersebut diresmikan oleh Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti Republik Indonesia Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. pada tanggal 23 Juni 2016.