Salah satu produk unggulan Laboratorium Biosains UB hasil kerjasama dengan PT Biofarma Bandung telah di launching pada tahun 2014 ini.   Produk tersebut adalah Kit deteksi dini untuk pasien  DM Tipe 1 berbasisReverse flow Immunochromatoghraphy:RAPID TEST Autoimmunue  Marker autoantibodi GAD65yang merupakan kit diagnostik dini untuk penyakit diabetes saat ini siap untuk di produksi massal dan dipasarkan.  Produk ini merupakan salah satu dari 2 proyek penelitian lanjut dengan pihak  PT Biofarma Tbk. yang telah dimulai sejak 1,5 tahun yang lalu. Prof. Aulanni’am bertindak sebagai penanggung jawab dan ketua proyek kerjasama Biofarma-Universitas Brawijaya tersebut. Produk kit diagnostik tersebut masih memerlukan pengujian lapang selain optimasi stabilitas dalam penyimpanan dan masih membutuhkan banyak sampel pasien.  Ditambahkan bahwa produk tersebut masih dilabel For Risearch  Only, dan digunakan serta dipasarkan oleh laboratorium  biosain terbatas masih untuk keperluan riset /uji klinis.

Sebenarnya produk Kit diagnostik tersebut diatas sudah melewati test uji laboratorium dan pasien di lapang dengan  hasil sensitivitas yang sangat baik (100%) dan spesifisitas 91,67 %.  UB dalam hal ini siap memproduksi namun masih memerlukan fasilitas gedung atau ruangan yang memadai sesuai dengan kebutuhan standar laboratorium produksi Good Laboratory  Practice -Good Manafacturing Practice (GLP-GMP).  Kemungkinan besar bahwa produk ini secara komersial akan dipasarkan oleh Biofarma sebagai institusi yang memiliki ijin dan wewenang untuk memasarkan produk sejenis. Dalam waktu dekat ini akan diadakan koordinasi lanjut pembicaraan Biofarma, UB dan BinFar (Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan) terkait dengan registrasi produk diagnostik sebagai alat kesehatan.

Biosains Rapid Test GAD65 adalah rapid test untuk mendeteksi Diabetes Mellitus (DM) tipe 1 dan tipe 1,5. Pada kit ini, deteksi dilakukan terhadap keberadaan autoantibodi GAD65 yang merupakan marker dini kerusakan sel beta pankreas.

Kit ini mampu mendeteksi awal terjadinya autoimun diebetes sehingga dapat dilakukan pada bayi dan anak-anak yang memiliki riwayat penderita DM dalam keluarganya. Penggunaan kit ini merupakan skrining awal terhadap penyakit DM, yang bertujuan untuk memperbaiki tatalaksana pencegahan terhadap DM sehingga penting bagi keluarga yang memiliki riwayat DM, agar tidak berlanjut menjadi penderita DM.

Diagnosa dilakukan dengan menggunakan serum darah sebanyak 20 mikroliter dan hasilnya sudah didapatkan dalam waktu 30 menit. Kit ini tidak memerlukan alat khusus sehingga mudah dilaksanakan pada tingkat layanan medis sederhana. Kit diagnostik GAD65 telah terbukti memiliki sensitivitas dan spesifitas yang tinggi.

Tim:

Ketua Peneliti :

Prof. Aulanni’am, drh, DES.

Anggota Peneliti:

1. Prof. Sutiman B. Sumitro DSC. SU, Drs (FMIPA-UB)

2. Prof. Fatchiyah, PhD.Dra, Mkes (FMIPA-UB)

3. Prof. Joko Soeatmaji, dr. (FK-UB/RS Syaiful Anwar, Malang)

Tim Asisten Riset Lab. Biosains.UB.

Tim manajemen Lab. Biosains UB.