Ditulis pada tanggal 6 March 2013, oleh admin, pada kategori Berita

Rektor UB Prof Yogi Sugito beserta tim peneliti dan staf laboratorium Biosains UB berkunjung ke Biofarma Bandung pada senin 25 fenruari 2013.  Kunjungan ini berkaitan dengan kelanjutan kerjasama penelitian antara UB (Lab Biosains UB) dengan Biofarma tentang riset pengembangan produk kit diagnostik dini  penderita diabetes  dan vaksin immunokontrasepsi. Dalam kunjungan tersebut rektor didampingi oleh Prof.Dr.drh. Aulanni’am, DES. (FMIPA UB), Prof Fatchiyah, PhD. (FMIPA UB), Prof.dr. Djoko Wahono Soeatmadji, SpPD.,KEMD. (FK UB), dan Dr. Gatot Ciptadi, DESS (Fapet UB). Kunjungan tersebut sekaligus memenuhi undangan Direktur Utama Biofarma kepada rektor UB beberapa minggu sebelumnya, setelah sebelumnya tim Biofarma melakukan beberapa kali kunjungan dan penjajagan kerjasama penelitian dengan UB. Selama kegiatan kunjungan tersebut dilakukan dua kegiatan utama yaitu presentasi progres report penelitian yang telah berlangsung hampir satu tahun oleh Prof. Aulani Am serta kunjungan fasilitas laboratorium produksi vaksin di Biofarma. Rektor  dan rombongan UB diterima oleh Direktur Riset dan Pengembangan Biofarma dr. Elvyn Fajrul Jaya Saputra, M.Kes. beserta segenap jajaran/devisi riset pengembangan, devisi uji dan pemasaran Biofarma. Menurut Direktur R&D Biofarma tersebut pertemuan ini penting dilakukan paling tidak untuk mengetahui capaian target , hak dan kuwajiban masing masing Biofarma-UB terkait dengan kerjasama tersebut

Rektor UB pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pada saat UB ini sedang terus berusaha menjalin hubungan dan kerjasama dengan berbagai instansi terkait agar supaya hasil-hasil riset dosen dan peneliti , khususnya UB bisa dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat. Rektor sekaligus menyampaikan bahwa saat ini UB sedang mempersiapkan pembangunan gedung Lab Biosain yang telah selesai pada tahapan pra desind dimana justru sebagai besar peralatan khususnya untuk penunjang riset dan produksi skala laboratorium telah ada dari bantuan Depdikbud (pemerintah pusat). Rektor menyatakan bahwa adanya kerjasama UB- Biofarma ini merupakan langkah yang sangat strategis bagi UB yang telah mencanangkan sebagai International entrepreuner University. Rektor juga mengharapkan bahwa nantinya keberadaan laboratorium biosain di UB akan membuka peluang go internasional bagi UB dan Biofarma.

Setelah mengadakan lab tour ke berbagai fasilitas laboratorium yang ada di Biofarma yang moderent tersebut nantinya UB akan mempunyai laboratoorium dengan fasilitas dan kualitas yang sama dengan Biofarma. Sebagaimana diketahui bahwa sebelum kegiatan kerjasama penelitian ini UB-Biofarma telah telah bersama melakukan program sinergi ABG (Academic ,Bussines, Goverment) sehingga  Ub berhasil memperoleh data untuk pembelian peralatan lab Biosains. (GTC)